Review Studio Tropik Herbitus Skin Tonic

Masih inget kan betapa hebohnya waktu toner Studio Tropik Herbitus Skin Tonic launching? Produk ini langsung masuk wishlistku dan langsung beli ketika ada diskon. Begitu sampai langsung dibuka, tapi karena harus mencoba toner lain untuk review, ini disisihkan dahulu.⁣ Sebulan belakangan ini baru rutin dipakai pada pagi dan malam. Tidak terasa langsung habis setengah botol.

Bahan Utama s & Fungsi⁣
Sepertinya tidak perlu dijabarkan lagi, intinya toner ini mengandung Mugwort, Cica dan Black Cumin Seed sebagai “Exclusive Herbitus Complex”nya, berfungsi untuk soothing/menyejukkan kulit yang kemerahan dan berjerawat.⁣

Tekstur⁣
Sedikit thick tapi watery, ada bodynya tapi masih runny. Toner ini bisa diaplikasikan pakai tangan saja atau bisa juga pakai kapas terus ditempel 5-10 menit untuk treatment ekstra.⁣

Pengalaman Pribadi⁣
Bisa dibilang ini termasuk toner yang membuat nagih dan ingin pakai terus. Ketika menyentuh kulit langsung terasa ademnya, makanya enak sekali apalagi kalau kulit sedang iritasi atau merah-merah. Hidrasinya tidak main-main, aku pakai satu layer saja cukup, langsung kenyang begitu kulitnya kalau kata teman-teman.

Jika sedang ingin ekstra memang bisa CSMan pakai kapas. Emang enak dan efek soothingnya lebih terasa di kulit daripada hanya menggunakan tangan, tapi kadang aku kurang suka pakai metode itu karena teksturnya yang agak thick. Biar hemat juga!⁣ Untuk minusnya sepertinya belum ada. Tidak tahu benar tidak terpikirkan apapun.